Jodoh Takkan ke Mana
Hari ke-1873 tanpa jeda
Jodoh Takkan ke Mana
Bagian 9
“Siapa Bang perempuan ini? Datang tiba-tiba ngomong sembarangan.” tanya Lusi ke Andi. Ditanya calon istrinya seperti itu, Andi tak menjawab, karena dia merasa bersalah dengan Sinta, sedangkan terhadap Lusi, dirinya takut kalau Lusi jadi membatalkan pernikahan mereka.
Karena Andi tak menjawab, Lusi langsung berkata ke Sinta.
“Siapa pun kamu, saya jelaskan padamu Bang Andi ini calon suamiku.”
Mendengar omongan Lusi, Sinta langsung menangis sambil berkata.
“Benar rupanya apa yang dikatakan oleh bibiku, kalau Bang Andi mau menikah. Bang Andi tega sekali mau meninggalkan aku, akan menikah dengan perempuan ini.”
Mendengar omongan Sinta, Andi dan Lusi diam saja tanpa merespon apa-apa. Karena omongannya dirasakan oleh Sinta tak direspon oleh Andi pacarnya dan calon istrinya, Sinta terpikir untuk ngomong bohong, mengarang cerita seakan-akan dia sudah diapa-apakan oleh Andi.
“Bang apa yang sudah kau lakukan terhadapku, kau lupa ya? Aku hamil Bang. Aku datang jauh-jauh ke sini menuntut tanggung jawabmu.”
Mendengar kebohongan Sinta, Lusi langsung emosi pada Andi. Secara refleks dia langsung menampar muka Andi sambil berkata.
“Dasar guru bejat, sudah membuntingi anak gadis orang, berani-beraninya mau menikahiku. Pernikahan kita batal.” teriak Lusi sambil menangis, kemudian berlari ke dalam rumahnya.
Andi diam saja, tak mencegah Lusi masuk ke rumahnya, Andi juga tak tega memarahi Sinta. Gara-gara kejadian itu pernikahan Andi dan Lusi batal, dan ibunya Lusi tak memperbolehkan lagi Andi menyewa kamar kosan miliknya.
Karena kecewa dengan kejadian itu, Andi mengusulkan mutasi meninggalkan tempat perantauannya untuk berdinas di daerah kelahirannya. Karena paman Andi sebagai bupati di salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Sumatra Selatan, dan Andi minta tolong ke pamannya itu, akhirnya dia bisa mutasi ke kabupaten tempat pamannya berkuasa.
Seiring berjalannya waktu, Andi memaafkan kesalahan Sinta. Dia menyadari Sinta berbohong demi memperjuangkan cintanya. Sinta juga memaafkan kesalahan Andi. Sehingga hubungan mereka baik kembali. Seminggu usai Andi ditetapkan berstatus sebagai PNS, mereka menikah. Sedangkan Lusi sudah menikah dengan pria lain pengganti Andi, lima minggu sebelum pernikahan Andi dengan Sinta.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan