Enaknya Menjadi Pensiunan Guru
Hari ke-1911 tanpa jeda
Enaknya Menjadi Pensiunan Guru
Bagian 3
Amri tidak tertarik untuk menikmati pemandangan yang ada di tengah laut, karena selain kecapaian sudah mengendarai motor gedenya cukup jauh, dia juga berniat ingin tidur. Begitu kapal ferry mulai bergerak meninggalkan pelabuhan, Amri sudah tertidur nyenyak.
Amri baru terbangun dari tidurnya, ketika terdengar suara orang berisik, yang berebut untuk turun dari kapal. Ternyata kapal sudah merapat di Pelabuhan Tanjung Api-api, bahkan ada beberapa truk sudah turun dari kapal menuju ke daratan.
Amri langsung bergegas turun ke dek bawah untuk segera mengeluarkan motornya dari kapal, agar tak menghalangi kendaraan lain untuk keluar. Belasan menit berikutnya Amri sudah keluar dari kapal ferry yang ditumpanginya.
Selanjutnya Amri mengendarai motor gedenya keluar dari pelabuhan menuju ke kota Palembang. Baru belasan menit dia menjalankan motornya, dia memutuskan untuk makan siang. Dia makan di warung kaki lima yang ditemuinya di pinggir jalan. Amri terlihat lahap sekali makannya, sebab waktu makan siangnya sudah telat hampir dua jam.
Usai makan dia melanjutkan perjalanannya kembali. Karena jalan yang dilewatinya agak sepi, takut ada pembegal di jalan, dia menggeber motor gedenya kencang sekali. Jalan yang dilewatinya biasanya ditempuh orang sekitar dua jam lebih baru sampai ke kota Palembang, Amri hanya membutuhkan waktu kurang dari dua jam, sudah memasuki kota Palembang.
Selanjutnya Amri mengarahkan motor gedenya menuju ke Bukit Besar, karena anak, menantu dan cucunya tinggal di Bukit Besar. Begitu sampai di alamat yang dituju, kedatangannya disambut oleh teriakan cucu pertamanya yang bernama Ari.
“Kakeek…Kakeeek. Papa ada Kakeeek…” teriak Ari memanggil papanya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan