Pak Kades Muda
Hari ke-1952 tanpa jeda
Pak Kades Muda
Bagian 6
Warga desa yang terhasut dan percaya dengan fitnah tersebut, langsung berniat mendemo sang kades. Mereka mendatangi rumah dinas Sukri secara beramai-ramai, yang awalnya jumlahnya puluhan orang, karena di sepanjang jalan desa mereka berteriak-teriak dengan alat pengeras suara.
“Turunkan Pak Kades Desa Beringin…”
“Copot jabatannya…”
“Kami tak mau punya kades yang berbuat tak senonoh.”
“Kita turunkan Pak Kades cabul.”
Jumlah mereka terus bertambah. Apalagi banyak cewek-cewek desa yang kecewa karena tak berhasil menjadi pacarnya Sukri, kades muda Desa Beringin. Bukan hanya para anak-anak muda yang berdemo, banyak juga orang-orang tua yang ikut berdemo, karena tak berhasil menjadikan sang kades menjadi menantu mereka.
Begitu sampai di depan rumah dinas Sukri mereka mulai menyuarakan kekecewaan mereka, dengan berteriak menggunakan alat pengeras suara.
“Hei kades cabul keluar kau…!” teriak Samsudin.
“Kades Sukri kau tak pantas jadi kades kami!” teriak Sumarsi.
“Turuuun…turuuun…turuuun…turuuun…!” teriak massa.
Kebetulan sebelum pendemo itu datang di depan rumah dinas Sukri, kedua orang tua Sukri sudah ada di dalam rumah dinas itu, mengunjungi Sukri. Mendengar ribut-ribut itu, papanya Sukri yang merupakan seorang pejabat yang dikenal banyak orang, keluar dengan tenang menghadapi massa yang jumlahnya lebih dari dua ratus orang.
“Tenang saudara-saudara, kita tak perlu ribut. Kalau anak saya memang berbuat salah, bisa kita bicarakan dan bisa kita selesaikan secara baik-baik. Negara kita bersifat negara demokrasi, kita tak perlu ribut seperti ini.” ucap Zainal ketua DPRD kabupaten.
Mendengar omongan Zainal suasana menjadi tenang, tak ada lagi warga Desa Beringin yang berani berkata-kata. Saat suasana mulai kondusif itu, papanya Sukri berkata lagi.
“Mengapa Bapak-bapak dan Ibu-ibu serta Saudara-saudara semua mendemo kades desa ini?”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan