Jin Penunggu Pohon Beringin
Hari ke-1990 tanpa jeda
Jin Penunggu Pohon Beringin
Bagian 1
Di malam Jumat bakda Isya, Vina dan suaminya Sutiman, mencoba ngademkan diri mereka dengan baring-baring di lantai dua teras rumahnya, karena ketika itu lampu rumahnya sedang mati, sehingga suhu di dalam rumahnya panas sekali. Hal ini disebabkan PLN sedang mengalami kerusakan dan dalam proses perbaikan.
Karena di teras rumahnya ketika itu, udara malam terasa dingin, sebab langsung berhubungan dengan udara luar. Keramik lantai teras rumahnya sangat bersih, ditambah lagi mereka baring-baring di atas kasur busa yang empuk, sehingga terasa enak dan nyaman sekali. Baru sebentar saja baring-baring di teras tersebut, mereka sudah mengantuk dan selanjutnya tertidur.
Mereka cepat bisa tertidur lelap di teras rumah mereka, karena tak memiliki rasa khawatir akan keamanan mereka. Sebab teras tempat mereka tidur berada tinggi dan halaman rumah mereka berpagar besi, mereka yakin tak ada seorang pun yang bisa mendatangi tempat mereka tidur untuk berbuat jahat.
Sampai tengah malam pun ternyata lampu masih belum hidup, di dalam dan di lingkungan luar rumah masih tetap gelap, hanya rembulan dan bintang-bintang saja yang membantu menerangi, membuat suasana di sekitar teras menjadi agak sedikit temaram.
Begitu azan Subuh berkumandang, listrik baru menyala, yang membuat teras terang benderang. Sutiman bangkit dari kasur busa tempat dia tertidur untuk menunaikan salat Subuh.
Saat dia mau membangunkan istrinya, berniat mau mengajak menunaikan salat Subuh berjemaah, ternyata istrinya sudah tidak ada lagi di teras. Awalnya Sutiman mengira istrinya sudah berada di kamar mengerjakan salat Subuh sendirian di kamar mereka. Makanya dia tak mencari dulu istri. Sutiman langsung masuk ke kamar mandi untuk berwudu. Selanjutnya dia mengerjakan salat sendirian, di ruang tengah di lantai dua rumah mereka, pikirnya agar tak mengganggu istrinya yang sedang khusu’ salat Subuh di kamar mereka.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan