Pantun Muda-Mudi
Hari ke-1967 tanpa jeda
.
Liburan sekolah pergi ke Palembang
Untuk membeli sebuah perahu kayu
Aku goda dia tuk menunjukkan sayang
Semoga saja dia menjadi cinta padaku
.
Ibu Jamilah berjualan alat pembersih dapur
Alat itu dibuat menggunakan kayu meranti
Percayalah sayang cintaku takkan terkubur
Kadarnya tak luntur, bertahan sampai mati
.
Di Kota Palembang ada Kertapati
Di tempat ini ada banyak preman
Hanya adik seorang menarik di hati
Gadis cantik lain jadi tersingkirkan
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan