Wanita Cantik
Hari ke-1966 tanpa jeda
Wanita Cantik
.
Pagi itu aku duduk di ruang tunggu bandara
Di hadapanku duduk wanita cantik
Pada pandangan pertama, aku sudah terpesona
Sebentar-sebentar aku melirik padanya
Mengagumi kecantikannya
Aku jadi malu ketika curi pandangku diketahuinya
.
Dia mungkin mengetahui aku mangaguminya
Dia tidak marah karena itu
Mengagumi bukanlah suatu dosa
.
Aku lelaki normal
Yang suka dengan keindahan
Namun hanya sebatas mengagumi tak lebih dari itu
Aku menyadari bukan usiaku lagi
Tuk memiliki cinta wanita lain
Aku sudah memiliki dan dimiliki wanita seusiaku
Usiaku sudah mendekati senja
Wanita cantik itu usianya seumuran anakku
.
Berbahagialah lelaki yang mendapatkanmu
Hai wanita cantik
.
Aku cukup berbahagia sudah bisa mengagumimu
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan