Jin Peliharaan Keluarga
Hari ke-1995 tanpa jeda
Jin Peliharaan Keluarga
Bagian 1
Mengisi liburan semester, Herman, Santo, Holidi dan Toto pergi ke Auduri. Tempat itu sebagai lokasi persawahan yang terletak agak jauh dari desa mereka, milik ayahnya Herman. Tempat itu memang sangat cocok untuk berlibur, karena sudah tersedia pondok di hamparan persawahan yang luas dan terdapat danau untuk tempat memancing. Empat sekawan itu bertetangga satu sama lainnya dan bersekolah di SMA Negeri yang sama di desa mereka.
Pagi-pagi mereka sudah meninggalkan rumah menuju Auduri mengendarai sepeda masing-masing dengan membawa semua perlengkapan masing-masing termasuk alat untuk memancing.
Sambil mengayuh sepeda, mereka masih bisa ngobrol, karena saat itu jalan yang mereka lalui berupa jalan raya yang beraspal.
“Man apa ayahmu tidak marah kita menggunakan pondok dan fasilitas yang ada di Auduri? tanya Holidi memulai obrolan.
“Tenang…ayahku lagi pergi ke kota, menghadiri penikahan anak pamanku.”
jawab Herman santai.
“Bagaimana kalau ayahmu tiba-tiba pulang dan mengetahui kita berada di pondoknya, tempat beliau istirahat menjaga kolamnya?” tanya Holidi lagi.
“Ayahku sekitar seminggu lagi baru pulang, usai menghadiri pernikahan sepupuku, beliau berencana mau jalan-jalan dan senang-senang di destinasi wisata yang ada di kota bersama ibu dan adikku.” jelas Herman.
“Man mengapa kolam ayahmu itu harus selalu dijaga ketika ayahmu sedang tidak berpergian?” tanya Santo ikutan ngobrol.
“Karena kolam itu dapat menghasilkan ikan yang sangat banyak, dan pada malam-malam tertentu ayah melakukan ritual di kolam itu.” ucap Herman.
“Maaf…jadi ayahmu melakukan pesugihan?” tanya Toto yang sedari tadi diam.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan