Nenek Penjual Pisang
Hari ke-2031 tanpa jeda
Bagian 7
Begitu sampai di RSUD, Dija sang nenek dibawa ke ruang IGD agar segera ditangani. Setelah sekitar dua jam ditangani oleh dokter di ruang IGD, Dija baru siuman. Ternyata dia bukan sedang tertidur seperti yang diduga Tania dan Irsan melainkan sedang pingsan karena penyakitnya.
Tak lama kemudian, dokter yang menangani nenek Tania itu mendekati Tania dan Irsan, lalu dia berkata.
“Siapa di antara kalian berdua keluarga pasien?”
“Saya.” ucap Tania.
“Saya juga.” ujar Irsan bohong.
Mengetahui kebohongan Irsan, Tania diam saja. Dia menganggap mungkin Irsan mau menemaninya menghadap dokter.
“Kalau begitu kalian berdua ikut ke ruang saya.” kata dokter itu lagi.
Baik Tania ataupun Irsan menurut saja perintah dokter. Mereka berdua mengikuti dokter dari belakang berjalan menuju ruangannya,
Saat mereka sudah memasuki ruangan dokter itu. Sang dokter berkata pada keduanya.
“Silakan duduk.”
Tania dan Irsan duduk di kursi di depan meja dokter, lalu dokter itu bertanya ke Tania dan Irsan.
“Mengapa pasien baru kalian bawa ke RSUD sekarang
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan