Penantian
Hari ke-2074 tanpa jeda
.
Di saat sore tiba
Aku duduk diam seorang diri
Angin meniup menerbangkan rambutku
Terbayang di mataku, kau yang jauh di sana
.
Kita sudah sekian tahun terpisah
Kau pergi jauh di seberang pulau
Buat menata masa depan kita
Janjimu tak lama hanya satu kali lebaran
Nyata tiga lebaran sudah berlalu
Aku mulai rindu ingin bersamamu lagi
.
Aku masih mempertahankan kesetiaanku
Diriku masih percaya dengan ikrar janji kita
Bahwa hatimu takkan berpaling dariku
Dirimu akan kembali ke diriku
Dalam kesetiaan yang tak tergoyahkan
.
Langit biru jadi saksi bisu ikrar kita dulu
Janji ingin saling memiliki, sehidup semati
Aku tetap setia menunggumu
.
Setelah lima lebaran berlalu
Kau belum juga kembali menemuiku
Aku mulai goyah
Jangan-jangan janji dan ikrar yang terucap
Hanya manis di mulut saja
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan