Teman yang Tegar
Hari ke-2081 tanpa jeda
.
Kala itu aku mampir di kafe pojok kota
Sekadar tuk melepas lelah, dengan teman lelakiku
Teman lama semasa kuliah
Tuk ikut bantu cari solusi atas masalah yang ada pada dirinya
Tentang cita-citanya yang gagal, karirnya yang ikut tertunda
.
Usai itu, kita tak pernah bertemu lagi
Ketika bertemu lagi, ceritamu tidak pernah usai
Kau temanku yang masih banyak masalah
Kau tetap seperti dulu, belum berkeluarga dan suka tertawa
Namun tawamu, tawa derita
.
Dirimu tinggal menunggu ajal
Kanker darah telah lama menggeroti ragamu
Namun, di hadapanku kau tak nampak bersedih
Tetap bisa bercanda seakan tak ada problema
.
Kau tak mau berbagi rasa takut
Tatapan matamu, tetap semangat jalani kehidupan pahit ini
Masih bisa bercanda seperti dulu
Kau memang teman yang tegar
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan