Gorila Jadi-jadian
Hari ke-2115 tanpa jeda
.
Bagian 7
.
Pak Haji Hasyim, ustaz terkenal dari Desa Tanjung kemudian ikut bertarung melawan gorila siluman untuk membantu sang dukun. Ternyata kecepatan serangan dan cakaran gorila siluman tidak ada arti apa-apa dibandingkan kecepatan dan gerakan sang ustaz dalam melancarkan serangan. Tak membutuhkan waktu yang lama, beliau berhasil menebas kepala gorila siluman menggunakan pedangnya.
Gorila siluman menggeletak mati, dari lehernya keluar terus darah hitam kebiruan. Setelah belasan menit gorila siluman mati, perlahan-lahan tubuhnya berubah menjadi manusia. Dia tak lain dikenali sebagai Mr Michael. Wisatawan mancanegara yang tak diketahui berasal dari negara mana. Yang jelas kedatangannya ke desa itu alasannya untuk melakukan penelitian botani dan sudah mendapat izin dari pak kades.
Melihat itu, pak kades dan beberapa orang bawahannya, dukun sakti serta sang ustadz jadi kaget sekali.
“Rupanya Mr Michael sambil melakukan penelitian di desa kita, juga menggunakan ilmu hitamnya untuk mengacaukan desa kita ini.” ucap pak kades. Mendengar omongan pak kades, yang lainnya diam saja.
***
Besok paginya, kejadian itu menjadi heboh. Berita dari mulut ke mulut menyebar. Bukan saja ke seluruh desa itu, melainkan juga sampai ke desa-desa lain. Sejak terbunuhnya Mr Michael, Desa Celimpa jadi tenang kembali. Masyarakatnya tak lagi mengalami keresahan dan tak lagi was-was, serta tak takut lagi anak gadis mereka akan menjadi korban berikutnya.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan