Mendadak Kaya
Hari ke-2098 tanpa jeda
.
Bagian 12
.
Mendengar teriakan itu, puluhan orang yang sedang mencari emas di sungai itu langsung mendekati Pudin untuk membuktikan apa benar yang dikatakan Pudin. Siska juga membatalkan pulang ke warung makan. Dia juga tertarik dengan teriakan pacarnya itu.
Untuk mengamankan intan yang didapatkannya, Pudin cepat-cepat naik ke daratan. Orang-orang yang mau mendekati Pudin akhirnya mengikutinya ke daratan. Ketika orang sedang ramai mengelilinginya, Pudin memperlihatkan intan tersebut. Semua yang melihat takjub.
“Wow itu benar-benar intan.”
“Waduh kau beruntung sekali bisa menjadi orang kaya mendadak.”
“Rezekimu memang besar sekali.”
Dan banyak lagi komentar-komentar positif lainnya. Namun tidak sedikit di antara kerumunan orang ramai itu yang mau berbuat jahat ke Pudin, termasuk pria yang sakit hati dengan Pudin, yang menganggap Pudin merebut Siska darinya sebagai gebetannya.
Sebelum semua kemungkinan terburuk terjadi, Siska yang baru sampai menemui Pudin, cepat-cepat mengajak pacarnya itu pulang ke warung.
***
Siang harinya, menggunakan mobil carteran dengan orang desa, Pudin pergi ke kota provinsi ditemani Siska dan Toto ayah Siska untuk menjual intan tersebut pada kolektor permata dari luar negeri yang kantor perwakilannya ada di kota provinsi. Tanpa proses yang berbelit, intan itu dijual setengah harga dari harga sesungguhnya. Meski begitu, tetap saja Pudin mendapatkan uang hampir Rp6 miliar.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan