Mendadak Kaya
Hari ke-2097 tanpa jeda
.
Bagian 11
.
“Tunggu sebentar, ada satu pertanyaan lagi yang wajib aku tanyakan padamu.”
“Tanyalah.” jawab Siska singkat.
“Aku mencintaimu, maukah kau jadi pacar Abang.” ucap Pudin dengan keberanian yang dimilikinya.
“Tidak mau kalau sekadar menjadi pacar, aku mau Abang menjadi suamiku.” jawab Siska terus terang.
“Kalau aku mendapat intan saat mendulang emas nanti, sehingga aku mendadak menjadi orang kaya. Aku langsung melamarmu dan secepatnya menikahimu. Doakan ya biar menjadi kenyataan.”
“Aamiin…!” ucap Siska tersenyum senang setengah berteriak karena merasa senang sekali Pudin sudah resmi menjadi pacarnya. Dan berjanji mau menjadi suaminya.
Tak lama kemudian, Pudin mulai terjun ke sungai untuk mencari emas, sambil melambaikan tangannya ke pacarnya itu. Siska membalas lambaian tangan Pudin, sambil berkata.
“Hati-hati Bang, aku kembali ke warung dulu ya?”
“Ya, tidak apa sayang.” jawab Pudin yang sudah berani panggil sayang ke Siska sambil mulai menangguk emas di lumpur berpasir di tepi sungai.
Baru melangkah beberapa langkah menuju warung makan kedua orang tuanya. Tiba-tiba Siska mendengar teriakan Pudin.
“Hore…aku dapat intan sebesar telur ayam.” teriak Pudin.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan