Bocil
Hari ke-2127 tanpa jeda
.
Bagian 12
.
Selama melakukan penelitian sekitar lima hari dalam hutan larangan itu, enam petugas tersebut menemukan kerangka jenazah Gunawan dan Siti. Saat mengakhiri penelitiannya di hutan larangan tesebut, dua kerangka yang mereka temukan tersebut dibawa ke kota provinsi untuk diotopsi dan dikubur secara layak di perkuburan umum di kota Palembang.
Penemuan bocah itu, dan ditemukannya kerangka jenazah Gunawan dan kerangka jenazah Siti menghebohkan dunia maya serta menggempar semua warga provinsi Sumatera Selatan.
***
Setelah berlalu hampir setahun dari peristiwa tersebut, melalui beberapa penangan secara intensif dan terpadu, bocah yang ditemukan tersebut sudah menjadi bocah normal seperti bocah biasa, sudah bisa berperilaku seperti bocah pada umumnya. Dia diberi nama oleh tim pegawai Dinas Sosial yang menanganinya dengan nama Bocil kepanjangan dari bocah kecil.
Bocil selalu ditampilkan di siaran televisi lokal dan sering viral di medsos. Karena keseringan nonton bocil di siaran televisi dan nonton Bocil di video yang ada di medsos, Maimuna merasakan wajah Bocil mirip sekali dengan wajah Siti anaknya yang hilang entah ke mana. Maimuna juga hampir tiap malam bermimpi didatangi oleh Bocil.
Dalam mimpinya, Bocil memanggil Maimuna nenek, dan berkali-kali minta dijemput dari Dinas Sosial untuk tinggal bersama Maimuna di desa. Hal itu membuat Maimuna ibunya Siti yang berasal dari desa, nekat datang ke Dinas Sosial, mengakui Bocil sebagai cucunya.
Setelah Maimuna menceritakan semuanya, mulai dari Siti anaknya menghilang hingga mimpinya tentang Bocil, para pegawai Dinas Sosial mulai bertindak dengan melakukan serangkaian penelitian termasuk tes DNA, ternyata terbukti benar Bocil itu cucunya Maimuna.
Akhirnya para pegawai Dinas Sosial sepakat menyerahkan Bocil ke Maimuna. Maimuna bahagia sekali diberi kesempatan dan dipercaya untuk bisa mengasuh cucunya, anak almarhumah Siti. Sedangkan sepasang gorila yang membesarkan Bocil di tempatkan di kebun binatang yang ada di Jakarta.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan