Bocil
Hari ke-2122 tanpa jeda
.
Bagian 7
.
Saat matahari mulai menyinari hutan larangan itu, Siti mulai meninggalkan pohon beringin itu, untuk masuk lebih dalam lagi ke dalam hutan larangan. Karena Siti berpikir tak mungkin Gunawan pacarnya yang sangat mencintai dirinya, tega meninggalkan dia sendirian di dalam hutan larangan itu untuk kembali ke desa mereka. Gunawan dia duga tersesat dalam hutan larangan buat mencari buah-buahan untuk makanan mereka, makanya Siti berniat menyusul untuk menemukan pacarnya itu.
Meski ada rasa takut, Siti terus berjalan memasuki hutan yang berlawanan arah dengan tergeletaknya jenazah Gunawan. Setelah beberapa jam berjalan, dia belum berhasil juga menemukan pacarnya. Namun Siti tetap semangat berjalan terus, dia yakin lama kelamaan akan menemukan keberadaan Gunawan.
Ketika terasa sudah lelah, Siti istirahat sebentar di bawah pohon besar yang rindang untuk menghilangkan rasa lelahnya. Sewaktu sedang istirahat itu secara tak sengaja dia melihat ada buah jambu air yang berwarna kemerahan menunjukkan jambu air tersebut sudah masak dan bisa dimakan. Tanpa pikir panjang lagi Siti menuju ke pohon jambu tersebut untuk mengambil dan memakan buah jambu tersebut buat mengganjal perutnya yang sedang lapar dan haus.
Setelah berhasil memanjat pohon jambu air dan mendapatkan buahnya, tanpa buang waktu lagi Siti langsung memakan buah jambu tersebut. Ketika sudah menghabiskan puluhan buah jambu air, rasa lapar dan hausnya hilang seketika dan ada tenaga lagi untuk melanjutkan perjalanannya.
Siti kemudian meninggalkan tempat itu, untuk melanjutkan perjalanan dan pencariannya, namun setelah berjalan begitu jauh tetap saja dia tak menemukan Gunawan. Karena sebentar lagi hari mulai gelap, Siti mulai mencari buah-buahan untuk makan minumnya. Dengan mudah dia menemukan lagi jambu air seperti yang dimakannya beberapa jam sebelumnya, nampaknya saat itu sedang musim buah jambu di dalam hutan larangan itu.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan