Tatkala Cinta Memilih
Hari ke-2135 tanpa jeda
.
Bagian 8
.
“Aku belum bersuami Bang. Jamal meninggal dunia dua hari menjelang pernikahan kami, karena tersengat listrik di rumahnya, saat mempersiapkan keperluan pernikahan kami.”
“Aku belum tahu berita ini, Ibuku tak pernah cerita tentang kematian calon suamimu.”
“Makanya aku datang ke sini, Bang. Aku bermaksud mengajak Bang Sunil merajut kembali cinta kita. Maafkan kesalahanku di masa lalu.”
Mendengar omongan Wati, amarah Sunil yang sudah berhasil diredamnya beberapa tahun, menggelegar dan mencuat kembali, karena teringat bagaimana jahatnya perlakuan Wati kepada dirinya di masa lalu. Namun Sunil bisa tak menampakkannya amarahnya, dan diam saja di hadapan Wati.
Melihat Sunil tak menanggapi ajakan untuk merajut cinta mereka lagi. Wati memberanikan diri untuk berkata lagi ke Sunil.
“Bagaimana dengan ajakanku tadi, Abang mau?”
Dengan penuh ketenangan Sunil menjawab,”Sebaiknya kita jalani dulu hidup kita seperti ini. Aku tak mau, kelak kau mengkhianatiku lagi.”
“Aku berani sumpah Bang, aku selalu setia dan tak mengkhianati Abang.”
“Bukan itu masalahnya, aku takutnya aku yang tak setia kepadamu.”
“Memangnya Abang sudah punya pacar?”
“Belum.”
“Terus mengapa berkata takut mengkhianatiku.”
“Ya…takut saja, karena sekarang banyak cewek-cewek yang mau sama aku.”
“Mengapa tidak memilih aku saja?”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan