Manusia Sampah
Hari ke-2147 tanpa jeda
.
Bagian 3
“Beberapa dosenku memperingatkan aku, gara-gara aku sering tak masuk saat jam kuliah mereka. Kalau aku masih mengulanginya lagi, mereka mau memberiku sanksi.”
“Kalau itu masalahmu, sudah jangan dipikirkan. Berhenti saja kuliahnya, lalu kita menikah.”
“Sayang…aku ingin mendapatkan gelar dokter.”
“Jadi dokter tujuanmu untuk cari uang kan sayang?”
“Iya, itu sesuai cita-citaku.”
“Untuk apa sayang cari uang lagi, uangku banyak. Kalau kita sudah menikah otomatis uangku menjadi uang sayang juga.”
“Tapi…kalau aku berhenti kuliah, uang beasiswa dari pemerintah daerah yang kuterima wajib dikembalikan, sayang.”
“Tenang sayang, semuanya aku yang akan membayarnya, kan uangku sangat banyak. Soal ganti uang yang sayang terima dari pemerintah daerah, itu urusan kecil.”
“Benar sayang mau membayarnya semua?”
“Benar…sayang, mana berani aku bohong padamu.”
“Kapan kita akan menikah?”
“Secepatnya, kalau bisa dalam minggu ini. Besok atau lusa kita menemui kedua orang tuamu untuk meminta restu, dan minta ayahmu sebagai wali nikah kita.”
Mendengar omongan Edwal, Ani jadi terdiam sejenak. Karena pikirnya tidak mungkin dia bisa menemui ibunya, karena sang ibu sudah lama meninggal dunia. Ani juga berpikir tak mau menemui ayahnya, karena ayahnya berprofesi sebagai pemulung. Pikir Ani kalau Edwal sampai tahu profesi ayahnya, takutnya calon suaminya itu tak jadi menikahinya. Soal wali nikah Ani mau wali hakim saja, dia berniat mau membohongi Edwal.
“Kok kamu diam sayang ketika aku mau mengajak menemui kedua orang tuamu?”
“Maafkan aku sayang, aku diam karena bersedih. Kedua orang tuaku sudah lama meninggal dunia.” ucap Ani berbohong ke Edwal pacarnya itu.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan