Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Patah Hati

Hari ke-2180 tanpa jeda

Bagian 1

Sunil terus menangis di dapur usai menunaikan salat Isya. Dia memilih menangis di dapur rumahnya dengan harapan ayahnya tidak tahu kalau dia sedang bersedih. Namun harapannya bertolak belakang dengan kenyataan, karena belum lama dia menangis ayahnya sudah tahu kalau dia menangis.

“Mengapa kau menangis Sunil.” tanya Sunan sang ayah.

Mendapat pertanyaan itu dia kaget sekali, dan tak dapat lagi menyembunyikan kesedihannya, karena ayahnya sudah melihat sendiri dia menangis. Sunil terpaksa berterus terang, karena tak bisa berbohong ke ayahnya.

“Aku sedih ayah, pacarku Yeti menikah dengan Bayu malam ini.”

“Tak perlu sedih Sunil, berpikir positif saja berarti dia bukan jodohmu.”

“Tapi aku tak bisa melupakan dia, aku sangat mencintainya, Ayah.”

“Untuk apa kau sangat mencintainya, dia saja tidak mencintaimu.”

“Dia juga mencintaiku, Ayah.”

“Kalau dia mencintaimu, dia tak mungkin menikah dengan orang lain.”

“Dia menikah karena tergoda, Ayah.”

“Maksudmu?” tanya Sunan yang tak mengerti dengan omongan Sunil.

“Yeti mau menikah dengan Bayu karena tergoda dengan kekayaan ayahnya Bayu yang merupakan orang terkaya di Desa Tanjung Jaya, desa sebelah.”

“Sudahlah kau tak perlu bersedih lagi, di dunia ini terkadang memang begitu, harta kekayaan terkadang memang sering membuat orang jadi tergoda.”

“Besok aku mau pergi merantau saja, Ayah. Aku mau merubah nasibku. Aku sudah bosan menjadi orang miskin. Aku benci dengan kemiskinan.”

“Kau mau merantau ke mana? Kerja apa? Ongkosnya ke sana dapat dari mana?”

“Aku mau merantau ke pulau penghasil timah, di sana aku ikut orang menambang timah. Ongkos ke sana, aku bisa jual emas perhiasan pemberian almarhumah ibu.”

“Kau mau meninggalkan ayah yang sudah tua dan sering sakit-sakitan di rumah ini sendirian?”

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post