Play Boy Kampung
Hari ke-2200 tanpa jeda
Bagian 4
.
“Siapa cewek cantik itu, pacarmu kan?” tanya Iin setengah berteriak membuat perhatian semua orang yang ada di situ, mata mereka tertuju ke Deni dan Iin.
“Dia cuma temanku.” jawab Deni cari aman.
Mendengar itu Susi menjadi emosi, dan langsung berkata ke Deni, “Jadi aku ini dianggap hanya sebagai teman, dan cewek cantik itu pacar Abang ya?”
“Bukan begitu maksudku, Susi.” Jawab Deni grogi dan salah tingkah.
“Lalu apa? Abang mau mencari aman, agar tak diputusin oleh cewek itu. Dasar play boy kampung. Kita putus sekarang.” ucap Susi sambil menampar muka Deni lalu pergi meninggalkan tempat itu. Deni berusaha mengejar Susi, namun Susi sudah terlanjur naik ojek motor yang mangkal tak jauh dari air terjun itu.
Gagal mengejar Susi, Deni bermaksud mendekati Iin untuk minta maaf. Namun sebelum kata maaf tersebut terucap, Iin sudah menampar muka Deni.
“Beraninya kau mendekati aku lagi, aku tak mau lagi pacaran dengan play boy kampung sepertimu.” ucap Iin sambil meninggalkan tempat itu.
Sambil memegang pipinya yang terasa sakit dan terlihat merah, Deni berkata sendiri pelan-pelan di dalam hatinya.
“Pagi ini nasibku sial sekali, sudah kena dua tamparan, kehilangan juga dua cewek dalam waktu sekejab. Nasib…nasib…”
***
Pada malam Minggu berikutnya, seperti biasa Deni mau mengapeli Tari ceweknya. Bakda Magrib dia sudah meninggalkan rumahnya menuju ke rumah Tari yang terletak di kampung II, sedangkan rumahnya berada di kampung I. Dengan penuh gaya dan tak terlihat lagi sedihnya, meski belum lama kehilangan dua ceweknya, Deni segera memasuki halaman rumah Tari, dengan mengendap-endap agar kehadirannya tak diketahui oleh pacarnya itu. Begitu juga saat mau memasuk ke rumah, Deni tak mengucapkan salam, langsung nyelonong masuk karena rumah pacarnya itu tak terkunci untuk memberi kejutan ke Susi.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan