Menata Hidup Baru
Hari ke-2211 tanpa jeda
Bagian 9
.
“Untunglah saat keterpurukan itu, ada wanita baik tetanggaku, yang memperhatikan aku dan memotivasi aku agar aku bisa bangkit.” lanjut Rahmat.
“Abang bisa bangkit dan menikahi wanita itu kan?” tanya Lisa.
“Ya…akhirnya Abang bisa bangkit dan menikahi wanita itu.” jawab Rahmat.
Mendengar omongan Rahmat, Lisa berhenti menangisnya dan diam saja. Rahmat ikut diam sesaat, kemudian berkata lagi.
“Kau jangan salahkan aku ya. Aku tak bermaksud membalas pengkhiatanmu.”
“Ya aku tahu itu, Bang. Abang orang yang baik.”
“Mengapa kau menganggapku orang yang baik?”
“Karena meski aku mengkhianati Abang, menikah dengan orang lain. Abang tetap mengembalikan perhiasanku, yang aku berikan ke Abang meski aku tidak memintanya.”
“Aku memang harus mengembalikan perhiasan itu, setelah aku berhasil membeli lagi perhiasan yang sama dengan perhiasan yang pernah kau berikan padaku di toko emas yang ada di tempatku merantau, karena itu perhiasan milikmu, sedangkan kau waktu itu bukan lagi milikku, sudah menjadi milik orang lain.”
“Kita lupakan saja Bang semua masa lalu kita. Meski kita tak bersatu, aku mau menjadi adik Abang, agar di antara kita tetap terjalin silaturahmi.”
“Aku punya keinginan yang lain padamu, Lis.”
“Keinginan apa Bang?”
”Aku ingin kau tidak sebagai adikku, tetapi sebagai istriku.”
“Aku tak pantas untuk Abang lagi, karena aku pernah dimiliki oleh pria lain.”
“Kita sama Lis, aku juga pernah dimiliki oleh wanita lain. Kita lanjutkan cita-cita kita yang tertunda.”
“Abang serius mau menjadikan aku sebagai istri Abang.”
“Ya.”
“Abang lamarlah aku. Temuilah ibuku secepatnya.”
Permintaan Lisa dipenuhi oleh Rahmat, dua minggu dari peristiwa pertemuan itu mereka resmi menikah. Tiga hari setelah pernikahan mereka, Rahmat memboyong Lisa ke tempat perantauannya untuk melanjutkan kegiatan bisnisnya, menata hidup baru.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan