Tak Bisa Move On
Hari ke-2234 tanpa jeda
Bagian 8
.
Lalu mereka berempat main kartu remi. Karena keasyikan main kartu remi tak terasa hari hampir sudah mendekati tengah malam. Karena Sunil sudah mengantuk, lalu dia berkata ke Idi, Leman dan Guntur.
“Aku tak ikut lagi mainnya ya?”
“Kenapa?” tanya Leman.
“Aku sudah ngantuk.” jawab Sunil sambil nguap berkali-kali.
“Aku juga mulai mengantuk.” ujar Guntur.
“Kalau begitu kita berhenti dulu mainnya. Terima kasih sudah menerima kami ya. Yuk kita pulang.” ajak Leman ke Guntur.
Akhirnya Leman dan Guntur pergi dari pondok itu, kembali ke pondoknya. Saat keduanya sudah jauh meninggalkan pondok Suryo ayah Idi, Sunil mematikan tape recordernya. Idi dan Sunil kemudian masuk kelambu bersiap untuk tidur.
Saat mereka sudah terlelap tidur, jin penghuni pohon beringin di belakang pondok yang mereka tempati, mulai beraksi memindahkan keduanya dari dalam kelambu ke atas bebatuan yang ada dekat rawa-rawa di kebun itu, sebagai balasan atas kekesalan jin itu kepada Sunil dan Idi yang sudah mengusik ketenangannya dengan memutar lagu dangdut keras-keras, berjam-jam lamanya.
Idi dan Sunil baru sadar mereka sudah pindah tempat tidurnya, saat keduanya terbangun tidurnya di pagi hari.
“Mengapa kita jadi tidur di atas bebatuan ini.” ucap Idi.
“Iya, siapa yang berani memindahkan kita.” ucap Sunil setengah berteriak.
“Jin penunggu pohon beringin itu.” tiba-tiba ada orang tua yang menjawab. Orang tua itu kebetulan sedang melewati jalan dekat bebatuan itu, untuk menuju ke kebun duriannya yang berdekatan dengan kebun durian Suryo.
“Apa salah kami Mang Sidi, sehingga jin penunggu pohon beringin itu memindahkan kami saat sedang tertidur lelap.” tanya Idi yang ternyata kenal dengan orang tua itu.
“Mungkin jin itu terusik oleh suara-suara kalian yang mengganggu ketenangannya.”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan