Tak Pandai Balas Budi
Hari ke-2222 tanpa jeda
Bagian 3
.
“Kita pulang saja Bu, batalkan saja niat mau berobat ke rumah sakitnya, ibu berobat dengan dukun saja ya.”
Keduanya kemudian pulang dengan penuh rasa kecewa, Bik Ira ikut merasakan kekecewaan paman dan bibi majikannya itu. Tapi sebagai asisten rumah tangga dia tak bisa berbuat apa-apa.
Penolakan itu terjadi lagi beberapa kali setelah kejadian itu, alasannya selalu sama, nyonya tak ada di rumah. Mungkin sang paman dan sang bibi sudah tahu kalau Ani agak keberatan menerima kedatangan mereka, itu karena kemiskinan mereka, yang mungkin akan membuat dia malu sama mertuanya. Tapi kedatangan mereka berkali-kali itu ke rumah Ani terpaksa dilakukan, karena mereka tak ada famili lain yang tinggal di kota, berobat di kampung tak sembuh-sembuh. Mereka yakin dengan berobat jalan rutin di rumah sakit, Titi punya peluang sembuh. Makanya mereka perlu menginap di rumah Ani, menginap di penginapan apalagi di hotel mereka tak memiliki uang. Namun sayangnya selalu gagal.
Kejadian penolakan itu bukan terjadi pada sang paman dan sang bibi saja, juga pernah terjadi pada kedua orang tua Ani. Namun ke ayah ibunya, Ani blak-blakan langsung berkata kepada kedua orang tuanya itu, saat Ani secara diam-diam berkunjung ke pondok orang tuanya, tanpa sepengetahuan suami dan kedua mertuanya.
“Ayah, ibu maaf aku melarang kalian ke rumahku. Bukan aku malu mempunyai kedua orang tua miskin, aku hanya tak mau kalian diketahui oleh suamiku dan kedua mertuaku, kalau mereka tahu, aku takut mereka akan menganggapku pembohong, lalu menghinaku. Karena diawal pernikahan kami, aku mengaku anak orang kaya dan kedua orang tua tinggal di luar negeri.”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan