Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Tak Pandai Balas Budi

Hari ke-2225 tanpa jeda

Bagian 6

.

Lama dirawat di rumah sakit, akhirnya dokter yang menanganinya membolehkan Ani pulang ke rumahnya. Namun saat dia bangkit dari tempat dia dirawat, Ani baru menyadari dirinya menderita kelumpuhan. Karena tak kuat mendapatkan kenyataan itu, Ani histeris dan berteriak keras sekali.

“Tidaaaak…aku tak mau mengalami kelumpuhan ini. Lebih baik aku mati saja.”

Karena Ani terus-menerus berteriak-teriak dan sulit dikendalikan, akhirnya perawat yang merawat Ani, memberi suntikan obat penenang. Di saat Ani sedang tak sadarkan diri itu, ada pegawai rumah sakit tersebut yang mengenali Ani sebagai istri Sultan, yang sudah kebingungan mencari Ani ke mana-mana karena menghilang tanpa tahu penyebabnya.

Pegawai rumah sakit tersebut langsung menghubungi Sultan, temannya itu. Saat Sultan datang ke rumah sakit, Ani yang belum sadar sepenuhnya, dia segera dibawa pulang ke rumah, atas saran dokter yang menanganinya.

Seiring perjalanan waktu, Sultan mulai merasa malu punya istri yang hari-harinya selalu duduk di kursi roda, lalu dia berterus terang dengan istrinya.

“Ma…maafkan aku kalau hari ini, aku akan meninggalkan Mama.”

“Maksud Papa, mau menceraikan aku?”

“Iya.” tegas Sultan.

“Aku tak mau kita bercerai, Pa.”

“Mau atau tidak, aku akan tetap menceraikanmu, Ma...”

“Salahku apa, Pa…?”

“Salahmu banyak Ma, dengan pamanmu sendiri kau tak pandai balas budi, kau menutupi statusmu sebagai anak orang miskin, kau tak jujur, kau tak bisa memberiku keturunan dan sekarang berdiri tegak pun kau tak bisa. Apalagi yang bisa kuharapkan darimu.”

“Papa tahu dari siapa, kalau Mama anak orang miskin, dan tak pandai balas budi ke pamanku?”

“Tahu dari informanku, Ma. Yang kutugasi memantau semua gerak-gerik Mama.”

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post