Dendam dengan Masa Lalu
Hari ke-2254 tanpa jeda
Bagian 5
.
“Itulah hebatnya kakek kau cara mendidik anaknya. Beliau sengaja tidak membelikan papamu sepeda motor, agar papamu tetap semangat sekolah. Karena kebanyakan anak orang kaya pada zaman itu, banyak putus sekolah.”
“Oh begitu ceritanya, pantas saja ketika suamiku ada uang lebih, dihabiskannya untuk beli sepeda motor, dia memang dendam dengan masa lalu.” Luna menanggapi omongan kakak iparnya.
Omongan mereka tak berlanjut, karena Bakri sudah membelokkan mobilnya masuk pekarangan rumah orang tuanya, tempat dia menumpang tinggal bersama istri dan seorang anak tunggalnya.
Begitu mobil sudah terparkir di tempatnya, Bakri membangunkan Sunil yang masih tertidur di jok depan di sampingnya. Begitu Sunil terbangun mereka semuanya turun dari mobil.
Kedatangan Sunil dan istri beserta dua anaknya disambut oleh Marni sang ibu dan Ririn istri Bakri serta Lidya anak tunggal Bakri. Mereka lalu bersalam-salaman, sedangkan Sunil langsung mencium tangan ibunya.
Bakri menolong menurunkan koper-koper di bagasi mobilnya, lalu semuanya dibawa naik ke atas rumah panggung, untuk tempat sang adik menginap bersama keluarganya, sama-sama dengan sang ibu di rumah bagian atas, karena di bagian bawah rumah panggung itu, dia yang menempati bersama keluarga kecilnya.
Selama satu minggu berkumpul dengan sang ibu dan silaturahmi dengan sanak famili serta jalan-jalan mengunjungi beberapa destinasi wisata yang ada di daerah kelahirannya, sangat membahagiakan Sunil dan keluarganya.
Selain itu, ada manfaat lain yang didapatkan Sunil. Sejak istri dan anak-anaknya tahu kalau dirinya masih dendam dengan masa lalunya, Sunil tak diprotes lagi oleh anak-anak dan istrinya, kalau membeli motor baru lagi, atau menukarkan motornya dengan motor baru. Karena istri dan kedua anaknya sudah tahu latar belakang yang menyebabkan Sunil berbuat seperti itu.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan