Dendam dengan Masa Lalu
Hari ke-2250 tanpa jeda
Bagian 2
.
Waktu liburan tiba, pagi-pagi sekali Sunil, Luna, Lita dan Lia sudah berada di bandara di kota tempat mereka berdomisili. Mereka pergi ke bandara menggunakan jasa taksi online. Keempatnya terlihat bahagia sekali, terutama Sunil. Karena dalam hitungan kurang dari tiga jam lagi, dia akan bertemu ibu dan saudara-saudaranya yang ada di Indralaya, dan bisa menikmati udara tempat kelahirannya.
Menunggu sekitar setengah jam di ruang tunggu bandara, tiba-tiba terdengar suara merdu seorang wanita untuk menyilakan mereka masuk ke pesawat.
“Para penumpang pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ082 dipersilakan masuk pesawat dari pintu nomor dua.”
Mendengar itu Sunil langsung bangkit dari tempat duduknya di ruang tunggu bandara tersebut, diikuti istri dan dua anaknya. Sebelum masuk ke antrian pemeriksaan tiket, Sunil berkata ke anggota keluarganya.
“Siapkan tiket dan KTP kalian masing-masing.”
Tak satu pun anggota keluarganya yang menjawab, namun masing-masing mereka memperlihatkan tiket dan KTP yang sudah mereka pegang. Selanjutnya mereka ikut barisan antrian pemeriksaan tiket. Sekitar lima menit berikutnya mereka sudah berada di dalam pesawat.
Di dalam pesawat mereka duduk di kursi nomor 15A, 15B, 15C, dan 15D. Tak menunggu lama sudah, dua pramugari memperagakan petunjuk keselamatan penerbangan. Selanjutnya pesawat itu mulai bergerak pelan menuju landasan. Saat sudah berada di landasan, pesawat mulai berlari kencang, lalu pesawat itu pelan-pelan naik ke atas meninggalkan bandara.
Sunil dan ketiga anggota keluarganya enjoy saja, saat pesawat lepas landas, tak ada sedikit pun perasaan takut, karena mereka sudah sering naik pesawat. Selama penerbangan, mereka berempat hanya tiduran, memejamkan mata bersandar di kursi pesawat. Tak terasa, pesawat sudah mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II.
Setelah mengurus bagasi di bandara tersebut, mereka keluar dari pintu kedatangan domestik. Begitu berada di luar, Sunil dan ketiga anggota keluarganya di sambut Bakri, kakaknya Sunil.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan