Dendam dengan Masa Lalu
Hari ke-2249 tanpa jeda
Bagian 1
.
Pagi itu, Sunil membeli lagi motor baru. Padahal di rumahnya sudah ada enam motor keluaran terbaru. Empat dari enam motor itu jarang dipakai, hanya terparkir di dalam garasi rumahnya saja yang besar. Dengan membeli satu motor baru lagi, berarti menjadi lima motor yang bakal jarang dipakai. Itulah sebabnya dua orang anak perempuannya protes ke papanya.
“Papa nih untuk apa membeli motor lagi, motor yang ada saja banyak yang tak dipakai.” protes Lita anak sulungnya.
“Iya nih Papa, buang-buang uang saja. Mending uangnya digunakan untuk kita liburan.” ujar Lia si bungsu.
“Kalian itu tak boleh komentar ya kalau Papa membeli motor lagi. Beli motor itu tak menggunakan uang kalian kan?”
“Iya sih.” ujar Lita.
“Tapi berpengaruh dengan jadwal liburan kita, Pa.” timpal Lia protes.
“Pengaruh apanya?” tanya Sunil ke Lia.
“Dengan Papa membeli motor lagi, jadwal liburan kita selalu mundur.” ucap si bungsu lagi.
“Tidak sayang…uang membeli motor ada dananya tersendiri.” jawab Sunil membela diri.
“Itu kata Papa, kenyataannya liburan akhir tahun waktu itu, mundur waktunya. Liburan kenaikan kelas tahun lalu mundur juga. Itu semua gara-gara Papa membeli motor baru.” jelas si bungsu.
“Tidak sayang…tidak mundur. Liburan akhir tahun waktu itu, berubah karena mama ada kegiatan penataran di Jakarta, liburan kenaikan kelas tahun lalu berubah karena Papa sakit. Liburan awal bulan beberapa hari lagi, waktunya tetap. Papa sudah beli tiket pesawat untuk kita berempat.” jelas Sunil ke si bungsu.
“Janji ya Pa.” ujar si bungsu.
“Papa janji.” jawab Sunil sambil mencium pipi si bungsu.
***
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan