Diriku yang Tak Dirindukan
Hari ke-2255 tanpa jeda
Bagian 1
.
Tono seorang guru SMP di desa terpencil, sebelumnya ia mengajar SMP yang ada di kota kabupaten sebagai ASN, karena direkayasa dan dituduh melakukan kesalahan indisipliner ia akhirnya dimutasi oleh pejabat yang ada di kabupaten, akibatnya ia menjadi terpisah dengan pacarnya Tini yang juga guru SMP di sekolah yang sama.
Semenjak di mutasi itu Tono terpaksa harus bertempat tinggal di desa Ampinan Jaya, salah satu desa terpencil, karena terletak di pulau kecil yang ada di tengah laut, menempati perumahan guru yang ada di SMP tersebut. Sekolah Menengah Pertama Negeri tersebut merupakan sekolah satu-satunya yang ada di desa Ampinan Jaya.
Untuk mencapai desa itu bisa ditempuh dengan menumpang perahu nelayan dengan waktu perjalanan kurang lebih satu jam. Perahu nelayan yang menuju ke desa Ampinan Jaya tidak setiap hari ada, hanya ada setiap hari Senin pagi dan hari Kamis siang. Sehingga kalau mau pergi ke desa tersebut jauh-jauh hari sudah boking kepada pemilik perahu nelayan yang hanya bisa mengangkut penumpang dalam jumlah terbatas.
Hari-harinya Tono hanya menunaikan tugas mengajar muridnya di SMP Negeri 1 Ampinan Jaya bersama belasan orang guru yang lain yang sebagian besar penduduk setempat yang berstatus sebagai ASN. Dan Pak Sadiman namanya, sebagai kepala sekolah SMP tersebut. Murid di SMP tersebut tak sampai 200 orang jumlahnya.
Habis menunaikan tugas mengajar biasanya Tono menghabiskan banyak waktunya di pantai untuk sekedar mengusir kesepiannya yang tinggal sendirian jauh dari ayah ibu dan saudara-saudara serta pacarnya.
Ada-ada saja yang dilakuan Tono di pantai yang tak jauh di belakang SMP tempat ia mengajar, mencari kerang, cangkang-cangkang hewan laut, ikan untuk lauk makannya sehari-hari, tak jarang ia menyelam ke tengah laut bersama penduduk asli di sana mencari kerang mutiara dan hewan laut yang ada di dasar laut.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan