Pengorbanan Seorang Ayah
Hari ke-2244 tanpa jeda
Bagian 6
.
“Kalau melahirkan secara normal bisa tidak, Dok?” tanya Iwan, karena dia berpikir kalau melahirkan secara caesar pasti biayanya mahal.
“Bisa, tapi berisiko bagi istri dan anak Bapak.” jawab dokter.
Mendengar itu, Iwan agak termenung. Dia dihadapkan dengan sebuah dilema. Kalau dia memutuskan istrinya melahirkan secara caesar, untuk biaya melahirkan istrinya yang mahal, cari uangnya ke mana? Kalau memutuskan istrinya melahirkan secara normal, dia takut terjadi apa-apa dengan anak dan istrinya. Dalam kondisi termenung itu, Iwan belum bisa mengambil keputusan, sedangkan istrinya harus cepat ditangani.
“Bapak cepat ambil keputusan, telat penanganan terhadap istri Bapak, bisa berakibat fatal terhadap istri dan anak Bapak.”
Karena didesak untuk cepat ambil keputusan, tanpa berpikir lagi Iwan menyetujui istrinya melahirkan caesar. Pikir Iwan yang penting anak dan istrinya selamat, soal urusan biaya melahirkan, itu urusan nanti.
“Silakan dilakukan caesar untuk persalinan istriku, Dok.”
“Baik kalau begitu Pak, silakan tanda tangani surat ini.”
Iwan langsung menandatangani surat tersebut. Lalu keduanya keluar dari ruang dokter. Kemudian dokter kandungan itu langsung menuju ke ruangan tempat Marni berada, sedangkan Iwan di suruh menunggu di luar ruangan. Kurang dari satu jam berikutnya terdengar tangisan bayi. Iwan mengira istrinya sudah melahirkan.
Sekitar setengah jam berikutnya, dokter kandungan yang menolong kelahiran istri Iwan menemui Iwan, lalu berkata.
“Selamat Pak, istrinya sudah melahirkan. Sekarang Bapak sudah boleh menemuinya.”
“Terima kasih, Dok.”
Iwan langsung masuk ke ruangan di tempat istrinya berada. Begitu sudah berdekatan dengan istrinya, Marni berkata.
“Ayah, anak pertama kita laki-laki. Dia ganteng seperti Ayah.”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan