Pengorbanan Seorang Ayah
Hari ke-2246 tanpa jeda
Bagian 8
.
Namun direktur RS Kasih Bunda tak mau. Akhirnya didapatkanlah kata sepakat dengan direktur RS Kasih Bunda, istri Iwan boleh pulang, sebagai jaminannya bayi mereka ditahan di rumah sakit untuk sementara waktu sampai Iwan mampu membayar hutangnya. Karena terpaksa, dengan berat hati Iwan dan istrinya menyetujui kesepakatan itu.
Hari-hari berikutnya Iwan tetap berusaha mencari uang untuk menebus anaknya yang masih ditahan di rumah sakit, dengan menawarkan rumah yang mereka tempati ke orang-orang yang dia datangi. Namun sudah puluhan orang yang didatangi, satu pun tak tertarik untuk membeli rumah Iwan, karena kondisi rumah Iwan tidak sesuai dengan harapan pembeli. Mendapatkan kenyataan itu, Iwan menjadi bertambah bingung dan sudah mulai merasakan perasaan putus asa.
Di saat dia sedang bingung dan sudah mulai merasakan perasaan putus asa tersebut, dua orang penagih hutang yang pernah datang ke rumahnya, mengenali Iwan melalui foto yang mereka miliki. Salah seorang itu berkata ke temannya.
“Itu orang yang kita cari, ayo kita kejar dia.”
Kedua orang penagih hutang itu yang mengendarai motor butut berboncengan berdua dan kondisi motornya sama dengan motor yang dikendarai Iwan mulai mempercepat laju kendaraan motornya untuk mengejar Iwan. Mengetahui itu, dan Iwan yakin kedua orang itu penagih hutang, Iwan menambah kecepatan motornya. Kejar-kejaran tak bisa dihindari, meski kecepatan mereka relatif sama, Iwan menangnya mengendarai motor sendirian, sehingga dia dengan lincah bisa belok ke sana-sini masuk gang sempit agar tak tertangkap oleh dua orang penagih hutang tersebut.
Seiring berjalannya waktu, dua penagih hutang itu kehilangan jejak keberadaan Iwan, karena saat keduanya tertinggal jauh, Iwan membelokkan motornya di garasi rumah kosong di gang sempit yang dilewatinya. Akhirnya dua orang penagih hutang itu tak lagi mengejar Iwan.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan