Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Pengorbanan Seorang Ayah

Hari ke-2242 tanpa jeda

Bagian 4

.

“Bu…temui penagih hutang itu.”

“Ayah rupanya punya hutang ya, dengan siapa?”

“Ayah pinjam uang secara online.”

“Mengapa Ayah tak cerita denganku?”

“Maafkan Ayah ya, sengaja tak cerita karena Ayah tak mau Ibu jadi kepikiran dengan hutang itu.”

“Sebaiknya Ayah cerita, biar hutang itu jadi beban kita berdua.”

“Ya, lain kali Ayah akan berterus terang. Ibu bilang ke penagih hutan itu Ayah tidak ada di rumah ya.”

“Berarti Ibu bohong dong.”

“Sesekali berbohong untuk kebaikan tak apa.”

Belum sempat Marni menjawab omongan suaminya, pintu rumahnya digedor lagi dengan keras.

“Cepat Ibu temuilah penagih hutang itu, jangan sampai pintu rumah kita didobraknya.”

“Ya…Ayah.”

Marni langsung menuju ke depan rumahnya, lalu membukakan pintu rumah. Begitu pintu rumah terbuka, Marni jadi sangat ketakutan, ketika melihat dua pria itu yang bertampang sangar dan terlihat bengis, lalu salah seorang di antara keduanya berkata kasar sambil membentak Marni.

“Kau istrinya Iwan kan?”

“Iya Bang.” jawab Marni lembut.

“Mana suamimu?” kata temannya setengah berteriak.

“Dia sedang pergi, Bang.” ucap Marni gemetar karena takut pada dua pria itu.

“Kau jangan bohong ya.” ujar pria itu kasar sambil menunjuk muka Marni.

“Mana berani aku bohong Bang, sumpah suamiku sedang pergi ke pasar.” ucap Marni meyakinkan.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post