Pengorbanan Seorang Ayah
Hari ke-2247 tanpa jeda
Bagian 9
.
Yakin dirinya sudah aman, Iwan berniat keluar dari tempat persembunyiannya itu, secara pelan-pelan dia mulai menjalankan motornya melewati gang-gang sempit di antara rumah warga di pinggiran kota kabupaten tempat dia berdomisili.
Belum lama dia menjalankan motornya secara tak sengaja dia terbaca pengumuman yang ditulis warga di tempat itu pada kertas karton putih yang ditempel di salah satu dinding rumah warga, ada orang yang bersedia beli mahal organ tubuh ginjal untuk kesembuhan anggota keluarganya yang membutuhkan donor ginjal.
Tanpa pikir panjang lagi Iwan menghubung nomor handphone yang tertera di pengumuman itu menggunakan handphone butut yang dia miliki. Setelah berhasil menghubungi orang tersebut, mereka sepakat janjian untuk bertemu.
Tanpa buang waktu lagi, Iwan menemui orang yang mau membeli ginjal tersebut. Saat bertemu terjadilah nego harga ginjal yang akan dijual Iwan, karena Iwan minta harga lebih mahal lagi. Setelah harganya disepakati, sorenya Iwan langsung diperiksa oleh dokter, apakah ginjalnya cocok untuk orang yang mau membeli ginjalnya. Hasil pemeriksaan dokter, ternyata cocok.
Malam itu juga terjadilah transaksi jual beli ginjal, salah satu ginjal Iwan diambil melalui operasi untuk dicangkokkan ke pembeli ginjal tersebut. Operasi berjalan sukses, Iwan menerima pembayarannya sesuai kesepakatan. Untuk beberapa hari Iwan tetap berada di rumah sakit tersebut, untuk pemulihan kondisi tubuhnya dan penyembuhan luka operasi.
Marni mulai kebingungan karena Iwan tak kembali ke rumahnya sudah beberapa hari. Marni mulai menduga telah terjadi sesuatu dengan suaminya. Istri Iwan itu mulai berpikir jangan-jangan suaminya sudah disekap dan dicelakai oleh dua pria penagih hutang yang pernah mendatangi rumah mereka.
Marni memutuskan untuk segera meninggalkan rumahnya, pulang ke rumah orang tuanya untuk minta tolong ke ayah dan abang-abangnya mencari suaminya yang sudah menghilang.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan