Rujuk Ditolak, Ilmu Hitam Bertindak
Hari ke-2265 tanpa jeda
Bagian 4
.
Memiliki uang masing-masing Rp3,7 milyar, menjadikan Fikri dan Santo bukan lagi sebagai orang miskin. Makanya Fikri berhenti menjadi kuli panggul di pelabuhan, dia berencana mau membuka usaha dengan uang yang dimilikinya itu.
Begitu juga dengan Santo, memiliki uang hasil menjual tanah warisan, dia tidak lagi tergolong sebagai orang miskin. Dengan uang yang dimilikinya dia kembali lagi ke rumahnya untuk membuka toko kelontong.
Seiring berjalannya waktu, bisnis yang dijalani Santo semakin berkembang dan toko kelontongnya semakin sukses dan Santo berhasil membuka cabangnya di beberapa tempat lain. Bergelimang harta tidak membuat Santo sombong, dia justru banyak sedekah ke orang-orang miskin.
Karena sering berpergian ke banyak tempat menyumbangkan sebagian rezekinya ke orang-orang miskin, Santo semakin banyak dikenal oleh masyarakat. Dampaknya banyak gadis-gadis cantik yang bersedia menjadi istrinya. Namun Santo belum menentukan gadis yang dia pilih untuk mendampingi hidupnya, karena dia masih trauma dengan kehidupan berumah tangganya di masa lalu, yang pernah digugat cerai istrinya, karena kemiskinannya. Itu juga yang ditakutkan Santo kalau beristri lagi, jika bisnisnya sewaktu-waktu bangkrut. Dia bisa saja ditinggalkan istrinya lagi.
Menghadapi trauma itu, Santo selalu berdialog dengan teman dekatnya yang berasal dari satu daerah dengannya dan sama-sama berada di tempat dia berdomisili di perantauan. Atas saran dan masukan teman dekatnya itu, Santo akhirnya berani menikah lagi. Dia memilih Tania, gadis cantik yang dia percaya mengurus cabang toko kelontongnya di kecamatan lain.
Santo segera menemui kedua orang tua gadis itu untuk minta restu buat menikahi anaknya. Setelah restu didapat, Fikri sang abang dimintai tolong untuk menemui kedua orang tua Tania, untuk merundingkan hari pernikahan mereka. Tanpa banyak kesulitan, Fikri dan kedua orang tua Tania sepakat menentukan hari pernikahan Santo dengan Tania pada awal bulan berikutnya, yang masih tinggal dua minggu lagi.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan