Rujuk Ditolak, Ilmu Hitam Bertindak
Hari ke-2264 tanpa jeda
Bagian 3
.
“Ayo naik ke motor, kita temui Pak Bahlul, Pak Sidik, Pak Jafar, Bu Saiya pemilik tanah yang berbatasan dengan tanah kita. Temani Abang juga menemui Pak Amin sang kades. Agar mereka bersedia hadir untuk melancarkan transaksi kita besok.”
“Iya Bang.”
Begitu Santo duduk di jok motor di belakang abangnya, Fikri langsung menjalankan motornya tergesa-gesa, itu dilakukan Fikri agar sebelum Magrib urusannya sudah selesai. Karena kelimanya merupakan tetangga dekat, sebelum Magrib Fikri dan Santo sudah berhasil menemui kelimanya, dan yang menggembirakan Fikri dan Santo, kelima tetangga dekatnya itu bersedia hadir sesuai dengan jam yang ditentukan.
***
Sesuai jam yang disepakati dengan orang mau membeli tanahnya, tepat pukul 10.00 pagi, semuanya sudah hadir di lokasi tanah Fikri dan Santo yang akan dijual. Begitu juga dengan Gatot, orang kaya dari kota yang mau membeli tanah tersebut, dia sudah hadir di tempat itu didampingi tiga orang anak buahnya, satu orang bendahara dari perusahaannya, dua orang lainnya sebagai bodyguard-nya.
Tak buang waktu lagi, yang hadir di tempat itu mulai bekerja membantu pengukuran tanah yang akan dijual tersebut, juga menjelaskan batas-batas tanah dengan tanah yang dimiliki oleh tetangga dekat Fikri yang hadir. Sedang pak kades selaku pihak pemerintah desa, hanya sebagai saksi yang mengetahui peristiwa transaksi itu.
Setelah pengukuran selesai, orang kaya tersebut menyetujui untuk membeli tanah seluas lima hektar itu dengan harga Rp 8 milyar. Transaksi pembayarannya dilakukan di bank milik pemerintah yang ada di kecamatan tempat Fikri berdomisili.
Begitu pembayaran uangnya selesai dilakukan, Fikri dan Santo sepakat mengeluarkan zakatnya dan membayar pajaknya ke pemerintah. Dalam dua hari urusan sudah selesai mereka lakukan. Sisa uang hasil penjualan tanah Rp 7,4 milyar, Fikri dan Santo sepakat berbagi dua. Karena mereka hanya dua bersaudara menikmati peninggalan kedua orang tuanya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan