Cewek Matre
Hari ke-2284 tanpa jeda
Bagian 3
.
Melihat Dewi, Banu jatuh cinta pada pandangan pertama, lama sekali dia memegang tangan Dewi sewaktu bersalaman dengan Dewi. Melihat adegan itu, cepat-cepat Sinta berkata ke sepupunya itu.
“Salamannya tak boleh lama-lama, belum muhrim.”
Mendengar omongan sepupunya, Banu langsung melepaskan salamannya dan minta maaf ke Dewi.
“Maaf ya kelamaan salamannya tadi.”
“Tidak apa.” jawab Dewi sambil tersenyum dan terus memandangi Banu.
Melihat kejadian itu, tahulah Sinta sepupunya dan Dewi temannya saling menyukai. Ada sekitar 15 menit sebelum acara dimulai, Sinta diam-diam pergi meninggalkan keduanya. Agar antara sepupunya dan temannya bisa jadian.
“Dewi sudah punya pacar?” tanya Banu ke Dewi saat mereka berdua saja.
“Belum Bang. Abang sudah punya pacar?” tanya Dewi balik.
“Aku sudah lama menjomlo. Kamu mau menjadi pacarku?”
“Abang sungguh-sungguh mau menjadi pacarku?”
“Iya dong.”
“Aku mau jadi pacar Abang.”
Resmilah antara Banu dan Dewi pacaran. Tak lama kemudian acara pesta itu dimulai. Acaranya tidak formal, di awal acara cuma ada kata sambutan dari yang punya acara yang diwakilkan ke Sinta. Saat memberikan kata sambutan Sinta hanya menjelaskan bahwa acara itu diadakan syukuran untuk kelulusan sepupunya, Banu. Di kata sambutan tersebut, Sinta mengenalkan Dewi sebagai pacarnya Banu.
Selanjutnya acara jingkrak-jingkrak bersama, diiringi dentuman musik disko dari sound sistem yang memekakkan telinga. Selebihnya makan-makan dan minum-minum. Para tamu undangan yang tidak ikut jingkrak-jingkrak bebas memilih makanan dan minuman yang tersedia berlimpah.
Yang ikut jingkrak-jingkrak kebanyakan baru menikmati makanan dan minuman saat mereka tidak jingkrak-jingkrak lagi sambil duduk di kursi yang tersedia. Yang hadir pada saat itu semuanya anak-anak remaja. Ada yang datang sendirian, banyak juga yang datang dengan pasangannya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan