Cewek Matre
Hari ke-2289 tanpa jeda
Bagian 8
.
Mengetahui Andi sudah sukses dan menjadi orang kaya, Dewi kepikiran untuk kembali pacaran dengan Andi lagi. Pada suatu sore dia menyempat diri berkunjung ke rumah Andi. Namun waktu itu Andi tidak ada di rumah karena sedang berpergian dengan Mila pacarnya. Yang menerima Dewi bertamu hanya Maimuna ibunya Andi.
“Assalamualaikum.”
“Waalaikumsalam.” jawab Maimuna.
“Boleh aku bertamu, Bu?”
“Oh Nak Dewi, masuklah.”
Setelah dipersilakan duduk di kursi tamu di ruang tamu, Dewi dudukl di mebel empuk berhadapan dengan Maimuna. Belum lama duduk di tempat duduknya, Dewi sudah bertanya ke Maimuna.
“Andi ada Bu?”
“Dia sedang pergi ke pasar membeli keperluannya. Mungkin sebentar lagi pulang dari pasar.”
Baru saja usai Maimuna berkata begitu, di halaman depan rumah Maimuna terdengar suara mobil berhenti. Tak lama kemudian terlihat Andi turun dari mobil barunya yang bagus sekali, bersama Mila yang membawa barang belanjaan mereka. Melihat itu, Dewi bertanya ke Maimuna.
“Cewek itu siapa Bu?”
“Itu calon istri Andi, mereka ke pasar membeli perlengkapan untuk pernikahan mereka di awal bulan.”
Mendengar penuturan Maimuna, Dewi terasa disambar petir di sore itu, niat mau mendekati Andi lagi, ternyata Andi sudah punya pacar dan mau menikah. Karena merasa kecewa yang luar biasa, cepat-cepat Dewi pamit ke Maimuna untuk pulang. Saat Dewi mau keluar rumah, di saat yang bersamaan Andi dan Mila mau masuk ke rumah, sehingga mereka berpapasan di teras rumah Maimuna.
“Mengapa cepat pulang Mbak.” tegur Mila calon istri Andi yang berasal dari kota kecamatan.
“Iya nih, tidak ngobrol dulu dengan kami.” ucap Andi.
Dewi diam saja, sambil menahan tangisnya. Begitu sampai di rumahnya Dewi langsung menangis tersedu-sedu. Dia menyesal sudah meninggalkan Andi yang tulus mencintainya. Dia justru mengejar Banu yang dia anggap kaya.
Nyatanya Banu hanya mempermainkannya, dan sekarang Banu tak lagi mencintai dirinya, karena Banu menganggap dirinya sebagai cewek miskin yang bersifat matre.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan