Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Dendam Membawa Petaka

Hari ke-2269 tanpa jeda

Bagian 2

.

“Aku baru saja datang ke sini.” jawab Meli.

“Maaf…aku telat datang ke sini.” ujar David sambil duduk di samping Meli.

“Tidak apa.”

“Aku telat karena tadi mampir dulu di kantin untuk membeli minuman dan makanan ringan untuk kita.”

Lalu David mengeluarkan dua botol minuman dingin dan dua bungkus roti dari kantong kresek yang dibawanya.

“Ini untukmu.” ujar David memberikan sebotol minuman dingin dan sebungkus roti.”

“Terima kasih.” ucap Meli.

“Ya, sama-sama.” jawab David.

Lalu mereka berdua menikmati minuman dingin dan roti tersebut, sambil ngobrol.

“Mengapa Abang mengajakku ketemuan di sini.” ucap Meli memulai obrolan.

“Aku ingin membicarakan kelanjutan hubungan kita.”

“Maksud Abang?”

“Aku mau mengajakmu segera menikah.”

“Abang serius?”

“Aku tak pernah main-main, ya seriuslah.”

“Abang sudah mendapatkan surat bukti cerai dengan istrinya terdahulu.”

“Itu gampang diurus.”

“Bukan masalah gampangnya Bang, itu syarat yang diminta ayah dari dulu. Kalau surat itu belum Abang dapatkan, ayah pasti tak mengizinkan kita menikah.”

“Kalau begitu kita pulang ke desamu, untuk menghadap ayahmu buat membicarakan hal itu.”

“Percuma Bang, ayahku tetap tak mengizinkan kita menikah.”

“Mengapa ayahmu ngotot harus ada bukti surat cerai itu.”

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post