Indah Pada Waktunya
Hari ke-2313 tanpa jeda
Bagian 1
.
Konon menurut cerita ayahku, ketika dilahirkan aku sedikitpun tidak menangis melainkan menampakkan muka seakan-akan tersenyum, di luar kelaziman memang. Orang kebanyakan kalau dilahirkan menangis sekeras-kerasnya, itu menandakan, sang bayi bersedih memasuki kehidupan dunia yang penuh perjuangan dan tantangan, sedangkan aku bisa ditafsirkan bahagia memasuki kehidupan dunia ini.
Aku tumbuh normal di lingkungan pedesaan dengan penuh kasih sayang dari orang tua. Hidupku boleh dikatakan hidup di lingkungan zona nyaman. Aku berani mengatakan itu karena hidup di desa jauh dari kebisingan, terbebas dari polusi, masyarakatnya penuh kekeluargaan serta hampir tidak ada tindak kejahatan.
Aku baru merasakan hidup dengan penuh tantangan ketika mulai menginjak usia remaja, ketika itu aku mulai mengenal dunia luar. Maksudnya kehidupan dan pergaulan di luar pedesaan tempat aku dilahirkan.
Masih kuat dalam ingatanku peristiwa yang selalu terkenang, yang terjadi ketika masih sebagai pelajar SMA, yang kebetulan waktu itu aku bersekolah di salah satu sekolah favorit untuk ukuran di kabupatenku. Sebagai pelajar yang datang dari desa, aku dibully oleh teman-teman satu sekolahan yang berasal dari kota kabupaten.
Ketika masih sebagai pelajar SMA di tahun pertama, aku tidak pernah dibully karena mereka belum mengenal aku, akupun tidak mengenal mereka. Begitupun ketika naik ke kelas dua. Seiring dengan berjalannya waktu ketika naik ke kelas tiga peristiwa itu terjadi.
Kejadiannya bermula ketika musim durian tiba, desaku Batu Ampar tempat aku dilahirkan sejak lama terkenal sebagai tempat utama penghasil buah-buahan terutama duku dan durian di Palembang. Orang sering menyebut duku Palembang yang sangat terkenal manisnya itu, bahkan terkenal sampai ke negara tetangga seperti malaysia, pemasoknya antara lain dari desaku.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan