Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Mengobati Duka dengan Kasih

Hari ke-2305 tanpa jeda

Bagian 6

.

“Mbak belum boleh banyak bergerak, agar lukanya cepat sembuh.”

Mendengar itu, Maya mengurungkan niatnya untuk menemui Rido dan menuruti pesan perawat tersebut. Tiga hari berikutnya, Maya sudah boleh pulang ke rumah. Begitu mau meninggalkan ruangan tempat dia dirawat, Maya langsung mengajak Umi untuk menemui Rido.

“Sebelum kita pulang ke rumah, kita menemui Rido dulu ya Bu.”

Mendengar ajakan itu, Umi langsung menangis sambil berkata ke Maya.

“Maafin Ibu ya, Ibu sudah berbohong padamu demi kesembuhanmu. Rido anak Ibu sudah meninggal dunia.”

Mendengar itu, Maya langsung menangis. Mereka berdua lama juga menangis di ruang rumah sakit tempat Maya dirawat. Usai itu mereka baru meninggalkan ruang rumah sakit itu, untuk mengunjungi kuburan Rido. Umi dan Maya lama sekali berada di kuburan Rido. Mereka terus berdoa di atas kuburan Rido. Usai berdoa Umi langsung berkata ke Maya.

“Anak Ibu sudah tiada, Ibu tak punya siapa-siapa lagi. Maukah Maya jadi anak Ibu.”

“Sebelum Ibu meminta, aku sudah merasa menjadi anak Ibu. Aku mau menjadi Ibu.”

Sejak itu keduanya merasa sebagai anak dan ibu yang sebenarnya, meski tak ada hubungan kekeluargaan. Dapat uang santunan atas meninggalnya Rido, Umi gunakan untuk modal pengembangan rumah makannya, sehingga rumah makan Umi selain bertambah besar juga semakin ramai pengunjungnya. Umi menjadi semakin sukses hidupnya.

Ketika tibanya waktu wisuda Maya, Umi mendampingi Maya sebagai orang tuanya. Hari-hari selanjutnya keduanya terus melanjutkan usaha rumah makan yang dikelola Umi, dan tanpa sepengetahuan Maya, Umi sudah membuat surat wasiat untuk mewariskan semua asetnya ke Maya yang sudah dianggapnya sebagai anak kandungnya sendiri, jika dia sudah meninggal dunia.

Selesai

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post