Mengobati Duka dengan Kasih
Hari ke-2303 tanpa jeda
Bagian 4
.
“Setuju saja. Maya mirip pacarmu yang sudah meninggal, calon sarjana, baik budi pekertinya. Tapi…” tiba-tiba omongan Umi terhenti.
“Tapi…apa Bu?”
“Maukah dia denganmu? Jangan-jangan dia sudah punya pacar.”
“Kalau soal mau, aku yakin Maya mau denganku, Bu. Tapi kalau soal pacar, aku belum tahu. Aku harus bertanya dengan dia.”
“Kalau kau mau dengan dia, kau berjuanglah untuk mendapatkannya. Ibu setuju saja.”
“Baik Bu, aku akan berjuang untuk mendapatkan Maya.”
***
Keesokan harinya, tawaran untuk tinggal di rumahnya, Umi sampaikan. Dengan senang hati Maya menerimanya. Sore harinya dengan dijemput naik mobil oleh Rido, Maya langsung pindah sambil membawa barangnya ke rumah Umi. Maya bersyukur sekali diajak tinggal di rumah Umi, karena dia bisa menghemat pengeluarannya.
Sebagai anak yatim piatu yang dibesarkan di panti asuhan sejak kecil, biaya kuliah dan biaya kehidupannya sehari-hari hanya mengandalkan beasiswa dari pemda tempat dia berdomisili. Dengan bisa menghemat uangnya, uang yang tidak dikeluarkannya, bisa dialihkan untuk kebutuhan lainnya.
Karena sudah tinggal di rumah Umi, antara Rido dan Maya jadi sering bertemu, akibatnya mereka semakin dekat. Pada suatu malam di malam Minggu, Rido dan Maya ngobrol berdua saja di teras rumah belakang. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Rido untuk menyatakan cintanya ke Maya.
Dengan penuh keberanian yang ada pada dirinya, meluncurlah kata-kata dari mulut Rido.
“Mbak sudah punya pacar apa belum?” ucap Rido memulai obrolan ke Maya.
“Dari kecil hingga sekarang aku belum punya pacar.”
“Maukah Mbak jadi pacarku?”
“Abang serius mau menjadi pacarku?”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan