Mengubah Duka dengan Kasih
Hari ke-2301 tanpa jeda
Bagian 2
.
“Bang ke sini sebentar, saya ada perlu dengan Abang.” ucap Maya lembut.
“Apa yang bisa saya bantu Mbak?” tanya Rido
“Boleh bertemu dengan pemilik rumah makan ini?” ucap Maya.
“Pemiliknya lagi pergi ke pasar, kalau Mbak ada perlu bisa dengan saya saja, saya anak pemilik rumah makan ini.”
“Wah kebetulan sekali kalau begitu, Bang. Saya mahasiswi semester akhir jurusan tata boga, mau mencari tempat magang. Apa boleh saya magang di sini?”
“Karena kami memang kekurangan pegawai di dapur untuk memasak, sebab ada seorang pegawai yang baru saja berhenti, ikut suaminya ke provinsi lain, jadi Mbak langsung saya terima magang di sini tanpa menunggu persetujuan ibu saya.”
“Benarkah Bang?” tanya Maya senang.
“Iya…benar, besok Mbak sudah boleh magang di sini.”
“Terima kasih Bang, sebelum pamit saya mau membayar pesanan saya tadi yang sudah saya nikmati.”
“Makanan dan minuman tadi Mbak tak perlu bayar, gratis.”
“Waduh, terima kasih Bang.” ucap Maya sambil tersenyum ke Rido.
Rido membalas senyuman Maya dengan tersenyum penuh simpati dan lama sekali dia memandangi wajah Maya. Dia jatuh cinta pada pandangan pertama, karena Maya mirip sekali dengan pacarnya yang sudah meninggal dunia sekitar setahun sebelumnya, yang membuat dirinya susah untuk move on dan masih berstatus jomlo.
***
Hari masih pagi, Maya sudah datang di warung makan tempat dia magang. Dia disambut baik oleh Umi ibunya Rido, karena selain dia butuh pegawai, dia sangat senang melihat anak tunggalnya Rido yang sudah yatim sejak kecil terlihat bergairah lagi hidupnya dengan kedatangan Maya.
Hari itu meski hari pertama dia magang di warung makan milik Umi, Maya sudah bisa beradaptasi dan akrab dengan pegawai yang lainnya. Di warung makan itu, Maya menerapkan ilmu yang didapatnya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan