Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kerja Berbuah Cinta

Hari ke-2349 tanpa jeda

Bagian 7

.

“Kita kembali ke hotel saja Mas, besok kita sudah mulai bekerja, sebaiknya kita banyak istirahat di kamar kita masing-masing, biar besok kita bisa bekerja dengan baik.”

Aku ikut saja ajakan Nelsi, meski ia belum memberi jawaban atas keinginanku, aku tidak kecewa apalagi marah dengannya, aku bersikap seperti tidak pernah terjadi apa-apa, meski ada perasaan malu dalam hati kecilku, karena merasa sudah ditolak oleh Nelsi.

Keesokan harinya kami mulai meliput semua pertandingan cabang olah raga atletik se asia tenggara itu. Dari hotel tempat kami menginap kami diantar beberapa bus menuju arena pertandingan. Karena kesibukan meliput, menulis berita dan mengirim berita ke tanah air kami full time kerja, kadang-kadang aku dan Nelsi seharian tidak bertemu, karena meliput berita di arena yang berbeda.

Aku dan Nelsi tidak bisa ngobrol-ngobrol lagi di tempat yang biasa kami ngobrol, karena kami malam harinya selalu disibukkan kerja di depan monitor komputer menulis berita dan mengirimnya ke koran tempat kami bekerja sebagai wartawannya.

Setelah seminggu berjalan, turnamen atletik se asia tenggara usai, tugas kami juga berakhir, kami tidak lagi meliput berita dan mengirim berita ke koran tempat kami kerja, hanya menunggu kepulangan esok harinya.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post