Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Kerja Berbuah Cinta

Hari ke-2351 tanpa jeda

Bagian 9

.

“Ya, contohnya kamu Mas, meski malam itu aku mengecewakanmu, karena tidak menjawab pertanyaanmu, yang mungkin Mas menduga aku menolak Mas. tapi nyatanya, Mas sikapnya tidak berubah padaku tetap baik seperti pertama kali kita bertemu. Makanya malam ini aku putuskan menerima Mas sebagai pacarku.”

“Benarkah?” tanyaku kesenangan.

Nelsi hanya menjawab dengan anggukan dan senyuman manis yang mengembang di wajahnya yang putih mulus dengan sedikit lesung pipit.

Sejak itu aku dan Nelsi resmi pacaran, ketika sampai di Palembang Nelsi mengenalkan aku kepada tantenya, dan ternyata tantenya merestui hubungan kami.

Sebulan kemudian kami bertunangan atas keinginan tante Nelsi, dua bulan berikutnya kami menikah di Palembang yang dihadiri oleh kedua keluarga besar kami, pada saat acara resepsinya meriah sekali, selain dihadiri oleh kedua keluarga besar kami, dihadiri juga oleh banyak rekan-rekan wartawan, pejabat, dan mitra bisnis tante Nelsi yang kebetulan sebagai pengusaha sukses serta para undangan. Sepuluh bulan berikutnya anak pertama kami lahir.

Aku sudah memenuhi keinginan ibuku, agar beliau bisa menimang cucu sebelum beliau menghadap-Nya. Begitu juga isteriku, ia sudah memenuhi keinginan tantenya untuk mendapatkan pewaris dari kekayaannya yang melimpah.

Selesai

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post