Kerja Berbuah Cinta
Hari ke-2344 tanpa jeda
Bagian 4
.
Setelah salat Zuhur dan makan siang aku berniat keluar dari kamarku sekadar mencari angin di sekitar area hotel, baru saja melangkahkan kaki beberapa langkah meninggalkan kamarku, Nelsi memanggilku.
“Tunggu Mas, aku ikut.”
Akhirnya aku dan Nelsi menuju lift untuk turun ke lantai bawah selanjutnya keluar hotel, melihat ada tempat duduk di taman, di pojok kanan halaman hotel akhirnya kami duduk di sana. Kami ngobrol sambil menikmati minuman dingin dan camilan yang kubeli pada penjual yang ada di sekitar lingkungan hotel. Karena keasyikan mengobrol dan bercanda tak terasa sudah mendekati magrib, kami akhirnya kembali ke kamar masing-masing.
Habis magrib kami makan bersama puluhan wartawan lain yang berasal dari berbagai negara di ruang makan khusus hotel. Merasakan masakan Singapura, agak asing bagi lidahku, namun aku menyukainya, karena ada rasa asin, berlemak dan gurih yang memang seleraku.
Selesai makan malam, Nelsi mengajakku ke tempat kami duduk-duduk siang tadi.
“Mas kita ke tempat tadi yuk.”
Aku setuju saja, kebetulan tempat yang kami duduki siang tadi belum diduduki orang. Belum lama duduk di sana Nelsi sudah mesan makanan ringan dan minuman dingin.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan