Menggapai Kehidupan di Perantauan
Hari ke-2330 tanpa jeda
Bagian 8
.
Dibilang hebat ayah hanya tersenyum, lalu berkata pada Tania.
“Malam ini kami mentas, Nak Tania nonton ya!”
“Insya Allah Pak pada kesempatan lain,” kata Tania.
Menjelang sore kami pamit pulang ke Indralaya, sampai di rumah Tania sebelum magrib.
****
Seperti biasa pagi-pagi aku sudah bekerja di bengkel, tiba-tiba aku dikejutkan dengan kehadiran Tania, aku menghentikan pekerjaanku sebentar, kemudian Tania bercerita padaku secara empat mata, dikesempatan itu Tania mengatakan kalau ayahnya mendesak agar kami cepat menikah, tanpa pikir panjang aku menyetujui.
Setengah bulan kemudian terlaksanalah pernikahan kami yang di hadiri oleh kedua keluarga besar kami dan para undangan. Setahun setelah pernikahan, anak pertama kami lahir bersamaan dengan mertuaku membuka cabang bengkel mobilnya di Kayuagung dan aku ditunjuk sebagai pimpinannya.
Saat kami sibuk mengendalikan usaha bengkel, anak tunggal kami, neneknya yang mau menjaga dan mengasuhnya, kami tidak diizinkan mencari pembantu, karena beliau takut cucu pertamanya mengalami hal-hal tidak diinginkan. Beliau bersama ayah mertuaku rela datang ke Kayuagung hampir tiap hari, tapi sering juga beliau menginap berdua di rumah dua lantai pemberian beliau.
Punya mertua yang baik membawa keberuntungan tersendiri bagi keluarga kecilku, ketika si kecil berumur genap dua tahun mertuaku menghadiahi bengkel mobil yang aku pimpin kepada kami menjadi milik kami pribadi.
Bapak-ibu sangat menyayangi cucunya, meski si kecil diasuh dan diurus sang nenek, beliau tetap tidak merasa direpotkan bahkan kami berdua disuruh menambah anak lagi, biar ramai menemani neneknya menghabiskan masa tua beliau.
Harapan sang nenek kesampaian, tahun-tahun berikutnya kami dianugerahi oleh Allah 3 anak lagi. Lengkap sudah kebahagiaan kami dengan dua anak cewek dan dua anak cowok.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan