Cinta Terlarang
Hari ke-2370 tanpa jeda
Bagian 3
“Belum dikaruniahi anak Bang.”
“Kamu bahagia dengan perkawinanmu?”
Cantika tidak menjawab, diam seribu bahasa, ada setetes air mata yang mengalir ke pipinya, timbul keinginan Sultan untuk menghapus tetesan air mata itu, namun ia segera mengurungkan niatnya, karena menyadari Tika sudah menjadi isteri orang.
“Maafkan aku, karena keputusanku yang salah di masa lalu, kita jadi sama-sama mengalami penderitaan, apa yang kau alami, abang alami juga, abang sama denganmu belum dikaruniahi anak dan diperlakukan seperti kacung oleh kedua mertua abang.”
“Bang, apakah kita masih bisa seperti dahulu lagi?”
“Maksud Tika?”
“Kita buka lembaran hidup baru, karena aku masih mencintai Abang.”
“Abang juga masih mencintaimu Tika, tapi tetap saja kita tidak bisa bersatu Tika, terlalu banyak penghalangnya.”
“Penghalangnya bisa kita singkirkan Bang, demi kebahagiaan kita.”
“Tidak Tika, cinta kita ini cinta terlarang.”
“Abang rela membenamkan aku dalam penderitaan lebih lama lagi?”
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan