Cintaku Terhalang Kemiskinan
Hari ke-2396 tanpa jeda
Bagian 5
“Cinta akan tumbuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.”
Keduanya akhirnya terdiam, merasakan kepedihan dalam diri masing-masing.
Sebulan berikutnya terjadi pernikahan antara Tedy dan Santi dan siangnya hingga sore hari, ada acara resepsi pernikahan yang sangat meriah di rumahnya Tedy, semua penduduk kampung diundang termasuk Hendra.
Ada momen yang memilukan ketika Hendra menyalami kedua mempelai, Hendra tak mampu mengucapkan ucapan selamat hanya tetesan air mata yang mengalir deras dari kelopak matanya, yang membasahi kemejanya berwarna krem yang dikenakannya.
Begitu juga dengan Santi meski berdiri di samping suaminya dalam menerima tamu ia tak kuat juga menahan sedihnya, air matanya sebentar-sebentar mengalir dan ia selalu menghapus air matanya itu dengan tisu yang ada di tangannya.
Ketika mau pulang meninggalkan rumah Tedy tempat acara resepsi diadakan, dalam benak Hendra terlintas doa semoga kau bahagia dengan kehidupan barumu, cintaku terhalang kemiskinan, maafkan aku.
Selesai
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan