Penyesalan
Hari ke-2409 tanpa jeda
Bagian 3
“Kau mau merantau bukan semata karena kasihan dengan Ibu kan? Tapi lantaran sedih karena sudah putus dengan Intan.”
“Benar Bu. Aku bertekad menjadi orang kaya. Agar aku tidak diperlakukan lagi oleh cewek lain seperti apa yang dilakukan Intan padaku.”
“Untuk biayamu merantau, Ibu tak punya uang, Nak. Sebaiknya kau tetap tinggal di desa ini bersama Ibu.”
“Untuk biaya merantau, aku akan jual hpku ini, Bu.”
“Sebaiknya hp warisan dari ayahmu itu, jangan kau jual Nak. Itulah satu-satunya barang berharga peninggalan ayahmu, selain rumah yang kita tempati ini.”
“Maafkan aku Bu, aku tetap mau menjualnya. Aku sudah bertekad untuk mengubah nasibku.”
“Baiklah…kalau kau tetap nekad mau merantau, Ibu setuju saja. Ibu berdoa di tempat perantauan, kau menjadi orang sukses.
***
Dua hari kemudian, setelah berhasil menjual hpnya pada temannya, yang merupakan tetangganya sendiri, berangkatlah Ali ke Pulau Bangka menumpang kapal barang yang bersandar di pelabuhan yang ada di Palembang.
Saat mau meninggalkan ibunya, hendak berpamitan. Baik Ali maupun Siti dua-duanya tak kuat menahan air mata kesedihan. Mereka agak lama bertangisan, untunglah Ali segera menyadari dia harus segera berangkat ke Palembang selanjutnya pergi ke pelabuhan, kalau tidak dia bakal ketinggalan kapal barang yang akan ditumpanginya, karena jam keberangkatannya kapal barang tersebut sudah ditentukan oleh pemiliknya. Cepat-cepat Ali mencium tangan ibunya seraya berpamitan.
“Aku pergi dulu ya Bu.” katanya yang masih meneteskan air matanya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan