Penyesalan
Hari ke-2418 tanpa jeda
Bagian 12
“Papa berhutang budi padanya yang telah menyelamatkan kau.”
“Maksud Papa?”
“Ketika kau sedang pingsan karena kecelakaan, Alilah yang berinisiatif membawamu ke RSUD.”
“Oh…begitu ya Pa.”
“Iya.”
“Berarti aku harus berterima kasih ke Bang Ali.”
“Iya…harus itu.”
***
Keesokan harinya saat papanya sudah berangkat ke kantor, Tania menemui Ali yang sedang membantu Mang Dola membersihkan halaman samping rumah. Ketika melihat Ali, Tania memanggilnya.
“Bang ke sini sebentar.”
“Iya…siap.” lalu Ali mendekati Tania.
“Abang cuci badannya, ganti pakaiannya, temani aku keluar rumah.”
“Baik, aku ke kamar dulu untuk cuci badan dan ganti pakaian.”
“Jangan lama ya.”
“Oke…” jawab Ali meyakinkan
“Mang Dola, aku tinggal dulu ya.” pamit Ali ke tukang kebun di rumah itu.
“Ya…ya…tidak apa.”
Ali langsung menuju ke kamarnya. Sekitar lima menit berikutnya dia sudah siap pergi menemani Tania.
“Aku sudah siap menemanimu pergi.” katanya ke Tania.
“Ayo kita pergi sekarang.” jawab Tania.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan