Pertemuan yang Menyakitkan
Hari ke-2400 tanpa jeda
Bagian 4
“Turun kataku!” bentak Deni ke Luna lagi.
Luna tetap tidak menghiraukan itu, karena ia merasa sudah dipermalukan oleh Deni di tengah ramai orang.
Begitu kemacetan terurai, Luna pergi begitu saja meninggalkan Deni tanpa mengucapkan sepatah kata pun, karena ia masih emosi bahkan dengan sengaja ia memancing emosi Deni dengan bertambah erat memeluk pinggang Amir.
Melihat itu Deni semakin marah dan bertambah kesal, sehingga secara spontan ia melemparkan koper yang ditentengnya itu ke arah motor Amir, untung tidak mengenai Amir dan Luna.
Lemparan koper Deni mengenai pasangan suami istri yang ada di belakang motor Amir. Kontan saja sang suami yang membonceng istrinya itu, menjadi marah sehingga terjadi keributan dan menyebabkan kemacetan.
Sedikitpun Luna tidak menoleh ke arah Deni, bahkan ia terus meluncur bersama Amir menuju kantornya. Untunglah di sekitar jalan tempat terjadi keributan itu ada beberapa orang polisi lalu lintas. Polisi segera bertindak mencegah keributan yang lebih besar.
Deni terpaksa berurusan dengan polisi, karena dianggap melanggar ketertiban lalu lintas dengan tuduhan mengancam keselamatan orang lain, dan jelas ini berurusan dengan hukum, makanya untuk sementara Deni di tahan di kantor polisi terdekat. Sebelum ia dibawa ke kantor polisi banyak pengguna jalan menganggap Deni orang stress.
***
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan