Nenek Linsai
Hari ke-2445 tanpa jeda
Bagian 1
Pada zaman dahulu hiduplah nenek jahat seorang diri, Linsai namanya dipanggil Nenek Linsai. Masa muda nenek ini seperti manusia normal pada umumnya. Setelah menggunakan ilmu hitam dia menjadi manusia jahat yang suka mengambil jantung dan hati anak usia 10 tahun untuk tumbal persembahan agar awet muda.
Nenek Linsai mendiami pondoknya yang terletak di pulau kecil di tengah danau di pedalaman hutan Sumatera. Di sekitar pondoknya berserakan tulang belulang dan tengkorak anak kecil yang menjadi korbannya.
Setiap malam bulan purnama nenek Linsai pergi ke perkampungan penduduk untuk menculik anak kecil yang akan di jadikan tumbal persembahannya.
Ketika pergi ke pemukiman penduduk yang ada di pinggiran hutan biasanya nenek Linsai menyamar sebagai dukun beranak yang menawarkan jasa membantu orang yang mau melahirkan.
Pada suatu malam di bulan purnama, nenek Linsai berhasil menculik anak kecil dari pemukiman penduduk setelah mengelabui ibu sang anak.
Anak yang diculik, di besarkan dulu oleh nenek Linsai, karena masih kecil. Setiap hari anak itu diberi makanan yang bergizi agar cepat tumbuh membesar. Kalau cukup umur 10 tahun anak itu baru dijadikan tumbal untuk ilmu hitamnya.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan